Malam ini 26-10-2011, saya bertandang ke rumah Sodikin (angkatan 2010), saya memang sudah niat dari kemarin buat main ke rumah dia untuk membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Purna Paskibra DAK SMKN-4 Jakarta. juga membahas masalah-masalah yang sekarang timbul di internal Paskibra.
Huh! mendengar curhatan-curhatan Sodikin dan Ayub (angkatan 2010) di rumah Adit (angkatan 2009) saya jadi miris! PASDAK yang disegani orang dulu sewaktu masa ke Khalifahan saya di OSIS dan saudara saya Iman (yang jadi ketua Paskibra saat itu) sampai-sampai kami memiliki hubungan baik dengan Paskibra SMKN 26 Jakarta SWABANGUN (sebutan bagi Paskibra merek.red) juga PPM (purna Paskibra Matraman) kini kami putus koneksi dengan mereka.
Dan yang membuat hati saya sedih lagi adalah hancurnya pondasi Paskibra DAK yang sudah kami (Angkatan saya dan senior-senior saya) bangun selama 2 tahun, hancur berkeping-keping, roboh! dan hancurlah tempat tinggal PASDAK saat ini. mereka tidak memiliki dasar,pondasi dan rumah lindung bagi PPD SMKN-4 Jakarta.
Oleh karena itu, dari hasil pertemuan saya tadi, saya dan angkatan 2010 sepakat akan membangun pondasi kami lagi, akan kami buat dasar yang kokoh bagi rumah kami. agar kami memiliki rumah lindung yang dapat menjadi tempat tinggal kami yang nyaman dan memberikan rasa aman bagi kami. meski kami hrus mengulangnya dari awal, akan kami lakukan!!!
Kami mohon dukungannya dari saudara-saudara PASDAK maupun Purna, untuk mewujudkan niat baik ini. dalam bentuk pemikiran, waktu dan tenaga yang dapat membantu terlaksananya niat ini, kami sangat hargai. Kami juga mengundang lewat tulisan ini kepada seluruh PASDAK dan Purna PASDAK yang melihat tulisan ini, harap merasakan krisis di dalam PASDAK saat ini. kami membutuhkan bantuan kalian dalam membangun PASDAK dan mengembangkan sayap yang telah tertutup selama ini.
satu hal yang saya simpulkan setelah pertemuan malam ini adalah
Rumah tanpa pondasi akan roboh, karena dari pondasi akan terbentuk rumah yang indah dan mmberikan rasa aman penghuninya
SALAM DAK!
Syaiful Bahri 2006
terharu saya jadinya..
BalasHapus